,

Meneladani Akhlak dan Kepemimpinan Nabi dalam Pelayanan Publik

JAKARTA, — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2025 Masehi di Masjid Fatahilah, Balai Kota DKI, Rabu (17/9/2025). Peringatan ini mengangkat tema “Akhlak dan Kepemimpinan Nabi sebagai Pelayanan Publik” dan diikuti jajaran pejabat, aparatur sipil negara, serta tokoh masyarakat.

Dr. (H.C.) K.H. Sulfa Mustafa MY. Dalam tausiyahnya, Kiai Sulfa menegaskan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Nabi Muhammad adalah teladan dalam kepemimpinan yang melayani, bukan dilayani. Beliau menunjukkan sikap adil, jujur, rendah hati, dan penuh kasih sayang kepada umat. Nilai-nilai inilah yang harus dihidupkan oleh aparatur pemerintah dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Wakil Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Dr (H.C.) KH Sulfa Mustafa MY, menyampaikan tausiyah utama. Ia menekankan pentingnya meneladani Nabi Muhammad SAW dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

“Nabi Muhammad adalah pemimpin yang melayani, bukan dilayani. Beliau menunjukkan sikap adil, jujur, rendah hati, dan penuh kasih sayang. Nilai-nilai itu harus tercermin dalam aparatur pemerintah saat melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia mengingatkan, kepemimpinan yang berlandaskan akhlak menjadi fondasi bagi pemerintahan yang bersih dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. “Tanpa akhlak, kekuasaan mudah tergelincir pada kesombongan. Dengan akhlak, kekuasaan menjadi amanah,” katanya.

Pesan tersebut selaras dengan firman Allah dalam Al-Qur’an: “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah” (QS Al-Ahzab: 21).

Peringatan Maulid Nabi di Balai Kota DKI juga diisi dengan pembacaan shalawat, doa bersama, serta refleksi sejarah perjuangan Rasulullah SAW. Acara berlangsung khidmat dan diharapkan menjadi pengingat bagi aparatur pemerintahan agar menempatkan pelayanan publik sebagai amanah utama, sebagaimana teladan Nabi Muhammad SAW.

 

Jurnalis: Suwidodo 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *