,

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI: Meneguhkan Persatuan Bangsa di Tengah Tantangan Zaman

Tangerang, 1 Oktober 2025 – “Bersama Kembang Latar Jakarta Selatan” Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Hj. Himmatul Aliyah, S.Sos., M.Si, daerah pemilihan DKI Jakarta II (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri), menghadiri kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Rumah Makan Ampera, Jl. Yos Sudarso Cokroaminoto No. 49, Sudimara Timur, Ciledug, Kota Tangerang, Banten, Rabu (1/10).

Empat pilar MPR RI yang disosialisasikan meliputi:

1. Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara,

2. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara,

3. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara,

4. Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Himmatul Aliyah menekankan pentingnya memperkuat pendidikan karakter yang dalam 10 tahun terakhir kerap tergerus oleh arus globalisasi. Ia mengingatkan, “Generasi muda jangan sampai terpecah oleh ideologi-ideologi yang berlawanan dengan Pancasila. Nilai agama harus menjadi benteng moral, agar bangsa ini tidak mudah diadu domba.”

Lebih lanjut, ia menyinggung kenangan konflik lama antar-suku yang pernah melanda bangsa ini. “Dulu kita belajar dari tragedi-tragedi sejarah, bahwa konflik identitas hanya merugikan bangsa. Pancasila hadir sebagai penyangga agar kita tidak lagi terjebak dalam kekerasan dan penjarahan.”

Menurutnya, tantangan ke depan bukan hanya soal konflik horizontal, tetapi juga ketidakadilan sosial dan ekonomi. Ia menegaskan bahwa sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, harus diwujudkan nyata, karena masih ada kesenjangan: sebagian kecil menikmati kekayaan luar biasa, sementara sebagian rakyat masih kesulitan makan.

“Pancasila mengajarkan kita keadilan bukan berarti sama rata, tetapi sesuai kebutuhan. Sama seperti dalam keluarga, anak bungsu yang masih kecil tentu butuh perhatian lebih besar dibanding yang sudah dewasa,” jelasnya.

Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan musik daerah dari mahasiswa Universitas Pertahanan, yang membawakan lagu-lagu Nusantara sebagai simbol persatuan bangsa.

Hj. Himmatul Aliyah menutup dengan ajakan: “Walau berbeda suku, agama, atau pilihan politik, mari kita jaga persatuan. Kalau persatuan hilang, Indonesia akan rapuh menghadapi tekanan bangsa lain.”

Dengan sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dan mengamalkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, hanya dengan menjaga persatuan dan menguatkan karakter bangsa, Indonesia dapat tetap berdiri kokoh menghadapi tantangan zaman

 

Reporter Suwidodo 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *