, , , ,

Kasad Resmikan Jembatan Garuda di Lhokseumawe, Launching 200 Titik Jembatan untuk Akses Rakyat

LHOKSEUMAWE – indonesiasatu928.com — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak meresmikan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Senin (9/3/2026). Peresmian tersebut sekaligus menandai peluncuran pembangunan 200 titik Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia yang telah selesai dibangun.

Jembatan tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi, terutama saat harus melintasi sungai yang memisahkan sejumlah desa di wilayah itu. Kehadiran jembatan gantung ini diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kasad yang disaksikan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Program pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat melalui pembangunan infrastruktur dasar di daerah.

Dalam sambutannya, Kasad menyampaikan bahwa pembangunan jembatan di Aceh juga menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Ramadan TNI AD, sekaligus meninjau langsung berbagai proyek pembangunan yang telah dilaksanakan di daerah.

“Kenapa saya pilih Aceh, sekalian kita Ramadan keliling, sekalian buka puasa di Aceh dan lihat proyeknya di Aceh. Ini juga kami mendapat banyak masukan, bagaimana sekolah-sekolah, bagaimana sekarang jembatan ini,” ujar Kasad.

Ia menambahkan, untuk wilayah dengan arus lalu lintas yang padat, pembangunan jembatan ke depan akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar tidak hanya berupa jembatan gantung.

Kasad juga mengungkapkan bahwa TNI AD memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah yang terdampak bencana. Hingga kini, telah dilakukan survei terhadap sekitar 480 lokasi yang mencakup pembangunan atau peningkatan jembatan, sekolah, penyediaan air bersih, serta pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.

Menjelang Idulfitri, TNI AD tetap fokus membantu masyarakat melalui berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan Jembatan Garuda. Jika infrastruktur yang telah dibangun kembali rusak akibat banjir besar atau bencana lainnya, TNI AD siap membantu membangun kembali.

“Kami kebetulan mampu mengerjakan ya kami kerjakan. Ada keluarga besar kita mendapat bencana ya kita kerjakan,” imbuh Kasad.

Hingga saat ini, TNI AD telah menyelesaikan 135 Jembatan Garuda di tiga wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Secara nasional, pembangunan lebih dari 6.000 Jembatan Garuda ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 1,5 tahun.

Pada kesempatan Kasad Resmikan Jembatan Garuda di Lhokseumawe, Launching 200 Titik Jembatan untuk Akses Rakyat, Kasad juga melaporkan perkembangan pembangunan jembatan kepada Presiden RI Prabowo Subianto melalui video conference, termasuk pembangunan hunian sementara serta penyediaan sumur bor bagi masyarakat di berbagai daerah.

Usai peresmian, Kasad yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak meninjau sekolah yang telah dibersihkan dan kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bagian dari kepedulian TNI AD terhadap warga di daerah.

Pembangunan Jembatan Garuda menjadi simbol nyata bahwa kehadiran TNI Angkatan Darat tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir di tengah rakyat untuk membuka akses, memperkuat konektivitas desa, dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Indonesia.

(Donny g – Suwidodo)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.youtube.com/watch?v=cGKcLVakw_c&t=59s