STAK Patria Oikumene Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2026/2027, Tersedia Beasiswa
JAKARTA – Kabar baik bagi lulusan SMA/SMK sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di bidang keagamaan Kristen. Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Patria Oikumene membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2026/2027 dengan mengusung semangat “Pendidik, Digital, Kristiani.”
Melalui slogan “Kuliah Bermutu Tidak Harus Mahal,” STAK Patria Oikumene mengajak generasi muda untuk mempersiapkan masa depan melalui pendidikan tinggi yang berorientasi pada pembentukan kompetensi, karakter, serta nilai-nilai Kristiani.
Berdasarkan informasi pada materi penerimaan mahasiswa baru, tersedia dua pilihan program studi jenjang Sarjana (S1), yaitu Pendidikan Guru Keagamaan Kristen (PGKK) dan Manajemen Pendidikan Kristen (MPK).
Program PGKK ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki panggilan untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan keagamaan Kristen. Sementara itu, program MPK memberikan pilihan bagi mereka yang tertarik mengembangkan kemampuan di bidang pengelolaan dan administrasi pendidikan Kristen.
Mengedepankan Pendidikan dan Nilai Kristiani
STAK Patria Oikumene membawa semangat pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai Kristiani. Pendekatan digital yang diusung menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan pendidikan di tengah perkembangan teknologi.
Bagi generasi muda yang ingin mengembangkan diri sebagai pendidik maupun tenaga profesional di lingkungan pendidikan Kristen, kedua program studi tersebut dapat menjadi pilihan untuk dipertimbangkan.
Materi promosi kampus juga mencantumkan informasi mengenai izin operasional berdasarkan keputusan Menteri Agama RI serta status akreditasi pertama. Calon mahasiswa disarankan memeriksa dokumen resmi dan status akreditasi program studi melalui kanal resmi terkait sebelum melakukan pendaftaran.


Pendaftaran Dibuka hingga Akhir 2026
Dalam poster penerimaan mahasiswa baru, periode pendaftaran tercantum mulai April hingga akhir Agustus 2026. Karena tanggal tersebut telah berlalu, calon mahasiswa yang masih berminat perlu menghubungi pihak kampus untuk memastikan apakah tersedia gelombang lanjutan atau penerimaan susulan.
Proses pendaftaran yang tercantum dalam materi promosi meliputi pengisian data pribadi dan akademik, penulisan esai singkat maksimal 300 kata mengenai motivasi menjadi guru keagamaan Kristen atau manajer pendidikan Kristen, serta penyerahan dokumen pendukung.
Dokumen yang tercantum antara lain salinan Kartu Keluarga dan KTP, surat keterangan penghasilan orang tua atau surat keterangan tidak mampu, rekomendasi dari gereja atau tokoh masyarakat, serta sertifikat prestasi jika tersedia.
Tersedia Beasiswa bagi Mahasiswa
Kesempatan memperoleh beasiswa juga menjadi salah satu informasi yang ditonjolkan dalam materi promosi STAK Patria Oikumene. Calon mahasiswa dapat menghubungi pihak kampus untuk memperoleh penjelasan mengenai persyaratan, jenis beasiswa, kuota penerima, serta mekanisme seleksi yang berlaku.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak berikut:
– Marco: +62 811-818-349
– Budi: +62 822-7624-6709
– Website: www.stak-po.ac.id
– Email: admin@stak-po.ac.id
STAK Patria Oikumene mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan potensi, memperkuat karakter, dan mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang berkompeten serta berintegritas.
Bagi calon mahasiswa yang memiliki minat di bidang pendidikan Kristen, kesempatan melanjutkan studi dapat menjadi langkah awal untuk mengambil bagian dalam pelayanan, pendidikan, dan pembangunan masyarakat.
Catatan redaksi: Informasi mengenai jadwal penerimaan berikutnya, ketersediaan beasiswa, izin operasional, dan status akreditasi perlu dikonfirmasi langsung kepada pihak kampus sebelum berita diterbitkan.
STAK Patria Oikumene berharap dukungan dari gereja, yayasan Kristen, lembaga misi, serta para donatur dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan kampus secara bertahap. Dengan semangat iman, kebersamaan, dan transparansi, upaya ini diharapkan mampu melahirkan generasi pendidik Kristen yang berkompeten, berintegritas, dan memiliki hati untuk melayani Tuhan serta masyarakat.
Dukungan doa, dana, dan kemitraan dari berbagai pihak diharapkan membuka jalan bagi pengembangan pendidikan Kristen yang lebih baik di Indonesia. Sebab membangun kampus bukan sekadar mendirikan gedung, melainkan menyiapkan generasi masa depan untuk menjadi berkat bagi gereja, bangsa, dan negara.
“Jika bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya.” (Mazmur 127:1a).
Suwidodo/Red





Tinggalkan Balasan