Bupati Sleman Apresiasi PEWARNA Award DIY 2026, Dukung Penguatan Persaudaraan dan Doa Lintas Agama
SLEMAN, 6 November 2026 — Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menerima audiensi jajaran Pengurus Daerah Persatuan Wartawan Nasrani (PEWARNA) Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di ruang kerjanya, Jumat (6/11/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan PEWARNA Award DIY 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Safari PEWARNA Nusantara 2026.
Dalam audiensi tersebut, Ketua PD PEWARNA Indonesia DIY, Pdt. Onwin Frans Hetharie, S.Th., didampingi Pengawas PD PEWARNA DIY, Yupiter Ome, menyampaikan undangan sekaligus memohon kesediaan Bupati Sleman untuk hadir sebagai salah satu tokoh penerima penghargaan.
Harda Kiswaya direncanakan masuk dalam kategori Penyelenggara Pemerintahan Daerah yang Terbuka dan Berkelanjutan.
Selain menyampaikan undangan, jajaran PEWARNA DIY juga mengharapkan dukungan dan fasilitasi Pemerintah Kabupaten Sleman agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Yupiter Ome menjelaskan bahwa PEWARNA Award merupakan agenda apresiasi tahunan yang diberikan kepada tokoh maupun lembaga yang dinilai memiliki kontribusi positif bagi masyarakat.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, PEWARNA DIY merencanakan pemberian penghargaan kepada 10 nominator dari berbagai unsur kepemimpinan dan pengabdian masyarakat.
Sejumlah nama yang masuk dalam daftar nominasi antara lain GKR Mangkubumi, Wakil Gubernur DIY, Bupati dan Wakil Bupati Sleman, Wali Kota Yogyakarta, serta sejumlah tokoh lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap rencana kegiatan PEWARNA DIY. Ia berharap seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan lancar.
Tidak hanya berfokus pada pemberian penghargaan, PEWARNA Award DIY 2026 juga akan dikemas dengan kegiatan seni budaya dan doa bersama untuk bangsa Indonesia.
Salah satu agenda yang dipersiapkan adalah Parade Tari Nusantara, sebagai wujud penghargaan terhadap kekayaan seni budaya sekaligus keberagaman bangsa Indonesia.
Selain itu, panitia juga merencanakan Doa Lintas Agama bagi Bangsa Indonesia dengan melibatkan perwakilan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, termasuk unsur Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi ruang kebersamaan untuk memperkuat persaudaraan, toleransi kebersamaan kesetaraan, semangat kebangsaan, serta sinergi antara insan pers, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
Melalui PEWARNA Award DIY 2026, PEWARNA Indonesia DIY ingin membangun budaya apresiasi terhadap kepemimpinan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini menjadi wujud komitmen insan pers dalam mengambil bagian membangun kehidupan bangsa yang harmonis, berkeadilan, dan berkelanjutan.
PEWARNA Award DIY 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni pemberian penghargaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara insan pers, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Melalui semangat Kebenaran, Keadilan, dan Kasih, PEWARNA Indonesia berkomitmen menghadirkan pers yang profesional, berintegritas, serta turut menjaga persatuan dan keberagaman bangsa. Dengan demikian, penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para pemimpin dan seluruh elemen masyarakat untuk terus berkarya serta memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia.
(Red)





Tinggalkan Balasan