Datang dari NTB, langsung diseret ke ruang pemeriksaan—aset diduga hasil narkoba ikut disikat!
JAKARTA – Drama penangkapan keluarga gembong narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin makin panas! Istri dan dua anaknya digiring ke Gedung Bareskrim Polri, Jumat (24/4/2026) sore, dalam kondisi tangan terborgol.
Ketiganya—Virda Virginia Pahlevi, Hadi Sumarho Iskandar, dan Christina Aurelia—tiba sekitar pukul 17.20 WIB. Baru saja mendarat di Bandara Soekarno-Hatta dari NTB, mereka langsung “dijemput” aparat tanpa banyak kata.

Dari pantauan di lokasi, suasana tegang terasa. Dengan kepala tertunduk, ketiganya tak berkutik saat digiring masuk. Tak satu pun membuka suara.
Polisi tak main-main. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Eko Hadi Santoso, memastikan keluarga Ko Erwin diduga kuat ikut terlibat dalam praktik pencucian uang (TPPU) dari bisnis narkoba kelas kakap tersebut.
Bukan cuma orangnya yang diamankan—aset pun ikut “disapu bersih”! Mulai dari rumah, ruko, gudang, kendaraan, hingga dokumen penting diduga kuat berasal dari aliran dana haram.
Kasus ini merupakan pengembangan dari jaringan narkoba besar yang dikendalikan Ko Erwin. Uang hasil bisnis haram itu diduga diputar dan disamarkan lewat berbagai aset untuk mengelabui aparat.
Yang bikin makin heboh, nama Ko Erwin juga sempat terseret dalam pusaran kasus yang melibatkan mantan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro. Dugaan adanya “setoran pengamanan” pun ikut mencuat!
Kini, bola panas ada di tangan penyidik. Publik menanti: seberapa dalam jaringan ini, dan siapa lagi yang bakal ikut terseret?
(Suwidodo)





Tinggalkan Balasan