Jakarta, indonesiasatu928.com – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah menggelar Refleksi 80 Tahun Indonesia Merdeka pada Sabtu (16/8) malam di halaman parkir Gedung Dakwah Muhammadiyah, DKI Jakarta.

Acara diawali dengan penampilan Gus Plus Band yang membawakan lagu O La La La yang dipopulerkan Koes Plus.
Ketua panitia, Imam Arif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk mengenang perjuangan bangsa dalam merebut kemerdekaan.
“Di antara para pejuang itu, ada warga Muhammadiyah,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga memperkenalkan karya koreografi Tari Zapin Muhammadiyah, hasil kreativitas warga Muhammadiyah.
Sementara itu, Prof. Imam S. Bumiayu memaparkan rencana agenda puncak Milad Muhammadiyah yang akan diselenggarakan pada 4 November 2025 mendatang.
“Pada puncak acara nanti, kami akan mempersembahkan pertunjukan teater Jenderal Soedirman,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dalam pementasan itu, kisah Jenderal Soedirman akan ditampilkan berdasarkan fakta sejarah yang sebenarnya.
“Panglima Soedirman sempat dituduh bersekongkol dengan tentara Jepang. Padahal kenyataannya, beliau justru dianiaya oleh tentara Jepang,” jelasnya.
Tokoh Muhammadiyah lainnya, Akhmad Abubakar, menambahkan bahwa refleksi ini juga meneladani semangat perjuangan para tokoh bangsa dari KH Ahmad Dahlan hingga Agus Salim.
“Itu adalah perjuangan yang pantang menyerah dan penuh pengorbanan,” katanya.
Hadir pula perwakilan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Fajar Eko, yang menyoroti sejarah panjang Jalan Kramat sebagai pusat lahirnya banyak tokoh bangsa yang turut berjuang merebut kemerdekaan.
Reporter:dennyzakhirsyah





Tinggalkan Balasan