Budidaya Lebah Madu Mellyfera Borneo

Lahan Pembudidayaan Lebah Madu.red.

Palangka Raya, indonesiasatu928.com – Budidaya Lebah Madu “Must Yoan Farma dimulai sejak 2018. Yoanes Budiyana memulai dengan Lebah Meylifera yang dibawanya dari Temannggung. Hal itu diungkapkan di tempat pembudidayaan lebah madu di kelurahan Kalampangan.

“Saat ini Must Yoan Farm selain budidaya Lebah madu sudah menjadikan tempat pelatihan bagi siapapun yang ingin belajar budidaya Lebah Madu.””Pungkas Yoanes lagi.

Kami, pungkasnya lagi, terbuka bagi siapapun yang ingin belajar budidaya Lebah Madu.

“Selain Lebah Meylifera, Adapun juga Lebah Kalulut.” “Pungkas Budi yang kerapkali menjadi nara sumber untuknpembudidayaan lebah madu.

Lebah Kalulut menurut Budi adalah lebah asli dari Kalimantan. Ukurannya lebih kecil dan tidak menyengat. Untuk Lebah Kalulut setiap 2 – 3 minggu bisa dipanen.

“Sementara, Lebah Meylifera dipanen setiap 2 – 3 bulan sekali.” Jelasnya

Pada hal lainnya, Budi mengungkapkan bahwa Madu hasil budidayanya murni dan dikemas sesuai standar.

“Untuk Pemasaran Madu Meylifera Borneo sudah menerima pesanan dari luar negeri.”Ungkapnya bangga.

Sementara Lurah Yunita mengungkap bahwa Kalampangan juga menjadi Desa Proklim.

“Apa itu Kampung atau Desa Proklim?” Dengan nada bertanya.

Desa proklim, ujarnya lagi, adalah singkatan dari Program Kampung Iklim, yaitu program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim.

“Program ini dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.””Terangnya jelas.

Dalam penjelasannya dipaparkan sebagai berikut,

*Tujuan Desa Proklim:*

– Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim
– Mengembangkan kapasitas masyarakat untuk beradaptasi dengan perubahan iklim
– Meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim
– Mengurangi emisi gas rumah kaca

*Kegiatan Desa Proklim:*

– Pengembangan energi terbarukan
– Pengelolaan sampah yang efektif
– Penghijauan dan konservasi lingkungan
– Peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim
– Pengembangan ekonomi hijau

*Manfaat Desa Proklim:*

– Meningkatkan kualitas lingkungan hidup
– Meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim
– Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim
– Mengembangkan ekonomi hijau dan berkelanjutan

“Jadi, desa Proklim dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain dalam menghadapi perubahan iklim dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.””Pungkas Bu Lurah dengan berbagai prestasi yang membanggakan.

Tak terasa waktu menuju siang dan kami berpamitan dengan Mas Budi yang memberi kami sebotol kecil Madu Lebah Kalulut. “Madunya Manis, ada asamnya dan rasanya khas, begitu pula aroma madunya kuat, ujar Indah Purnamasari yang mencicipi Madu Lebah Kalulut.


#dennyzakhirsyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *