JAKARTA – Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI–Polri (FKPPI) menggelar Perayaan Natal 2025 di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/12). Acara yang dimulai sejak pukul 17.00 WIB ini berlangsung dalam suasana hikmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri para pejabat TNI, tokoh organisasi, dan ratusan warga FKPPI dari berbagai matra.



Tahun ini FKPPI mengangkat tema besar: “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga.”
Tema tersebut dipertegas dengan pesan bersama:
“Merajut persaudaraan dalam kebinekaan dengan menyebarkan kasih sebagai fondasi keluarga besar FKPPI untuk membangun negeri.”
Tema ini mencerminkan keyakinan bahwa keluarga adalah ruang pertama pembentukan karakter, moralitas, dan komitmen kebangsaan, sekaligus fondasi bagi terciptanya masyarakat yang rukun dan bersatu.



Ibadah dipimpin oleh Romo Kolonel Sus. Yoseph MM. Bintaro, Pr, yang dalam renungannya menekankan pentingnya kehadiran kasih Allah dalam penyelamatan keluarga dan kehidupan berbangsa.
Suasana semakin hangat dengan persembahan nyanyian, tarian, dan pujian dari anak-anak “Rumah Singgah HOME“, yang memberikan dimensi sosial dan kemanusiaan pada perayaan tahun ini.

Penampilan mereka bukan hanya hiburan, tetapi juga pengingat bahwa kebersamaan, kepedulian, dan kasih adalah wujud nyata dari pesan Natal itu sendiri.
Hadir Pejabat TNI: Penguatan Sinergi Kebangsaan
Perayaan Natal FKPPI turut dihadiri dua pejabat TNI, yaitu:
Marsma TNI Palito Sitorus, S.I.P., M.M., Aster Kasau
Laksma TNI May Franky Pasuna Sihombing, CHRMP, dari TNI AL
Hadir pula perwakilan dari Kasal, Aster Panglima TNI, perwakilan Gubernur DKI Jakarta, para senior FKPPI lintas matra, serta pengurus pusat. Kehadiran mereka memperkuat hubungan emosional dan kebangsaan antara TNI, Polri, dan keluarga besar FKPPI sebagai bagian dari komponen bangsa.

Ketum FKPPI: Rawat Kebinekaan, Menolak Intoleransi
Dalam sambutannya, Ketua Umum FKPPI Ponco Sutowo menyampaikan bahwa keberagaman adalah kekuatan utama Indonesia. Karena itu, FKPPI harus menjadi garda terdepan dalam merawat persaudaraan lintas suku, budaya, dan agama.
“Indonesia hadir dalam kebinekaan. FKPPI harus menjadi contoh dalam merawat persatuan dan menolak intoleransi,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen FKPPI untuk memperkuat:
Disiplin dan integritas kader
Semangat patriotisme dan cinta tanah air
Dukungan terhadap TNI–Polri
Persaudaraan lintas agama dan budaya
Penolakan radikalismeK
epedulian sosial dan kemanusiaan
Menurutnya, FKPPI bukan hanya organisasi, tetapi keluarga besar dengan tanggung jawab moral menjaga nilai-nilai Pancasila.

Sambutan Marsma TNI Palito Sitorus: FKPPI Mitra Strategis Bangsa
Dalam paparannya, Marsma TNI Palito Sitorus menyoroti meningkatnya kasus intoleransi di beberapa wilayah di Indonesia. Ia menyebut data Setara Institut yang mencatat kenaikan signifikan:
Tahun 2023: 217 kasus intoleransi
Tahun 2024: 260 kasus intoleransi
Angka ini, menurutnya, menjadi sinyal penting bahwa nilai toleransi, keberagaman, dan Pancasila memerlukan perhatian serius dari semua elemen bangsa.“Dalam situasi ini, FKPPI memiliki potensi besar sebagai mitra strategis bangsa. Melalui pembinaan organisasi, kegiatan sosial, dan pemberdayaan generasi muda, FKPPI mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan negara,” ujarnya.
Marsma Palito juga memberikan apresiasi atas aksi cepat FKPPI dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Bantuan logistik dan keterlibatan anggota FKPPI di lapangan menunjukkan bahwa organisasi ini hadir bukan hanya dalam seremoni, tetapi juga dalam aksi nyata untuk sesama.
Natal Sebagai Momentum Mempererat Persaudaraan Bangsa
Perayaan Natal FKPPI 2025 tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah memperkuat solidaritas, kepedulian, dan kebersamaan di antara anak bangsa. Nilai-nilai kasih, pengorbanan, dan persaudaraan yang disampaikan dalam perayaan menjadi energi baru dalam menjaga Indonesia tetap bersatu.
FKPPI menegaskan bahwa keluarga besar organisasi ini akan terus menjadi elemen pemersatu, perekat bangsa, sekaligus pendukung tegaknya nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan Penutup: Damai Natal untuk Indonesia
Acara ditutup dengan doa bersama, hiburan rohani, dan ramah tamah antara seluruh peserta. FKPPI berharap damai Natal membawa semangat baru bagi keluarga besar FKPPI dan seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga keharmonisan dan membangun negeri dalam kebinekaan.
Selamat Natal 2025.
Damai Kristus menyertai keluarga besar FKPPI dan seluruh bangsa Indonesia.
Jurnalis Suwidodo





Tinggalkan Balasan