Penumpang Membludak di Halte D’Masiv Petukangan, Warga Diimbau Berangkat Lebih Pagi

JAKARTA, indonesiasatu928.com– Kepadatan penumpang terjadi di Halte D’Masiv Petukangan, Jakarta Selatan. Warga yang tinggal di kawasan Ciledug, Pesanggrahan, dan Petukangan diimbau mengatur waktu keberangkatan lebih awal untuk menghindari lonjakan penumpang pada jam sibuk.pada Senin (22/6/2026) pagi.

Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 07.32 WIB, antrean penumpang terlihat memadati area halte hingga melebihi kapasitas ruang tunggu. Kondisi tersebut membuat sebagian calon penumpang harus berdesakan saat menunggu kedatangan armada bus Transjakarta.

Mayoritas penumpang merupakan pekerja yang hendak menuju kawasan perkantoran di Jakarta dan berupaya mengejar waktu agar tidak terlambat masuk kerja. Jam antara pukul 06.30 WIB hingga 08.00 WIB diketahui menjadi salah satu periode dengan mobilitas tertinggi masyarakat dari wilayah penyangga menuju pusat aktivitas ekonomi ibu kota.

Seorang pekerja berinisial EL yang setiap hari berangkat menuju kawasan Gatot Subroto mengatakan kepadatan penumpang pada pagi hari sudah cukup sering terjadi, terutama pada awal pekan.

“Transportasi publik yang aman, nyaman, dan tepat waktu merupakan kebutuhan dasar masyarakat perkotaan. Diperlukan sinergi antara operator, pemerintah, dan pengguna jasa untuk menciptakan budaya tertib dan saling menghormati. Dengan berangkat lebih awal dan peningkatan pelayanan Transjakarta, diharapkan mobilitas warga Jakarta dapat berlangsung lebih lancar, manusiawi, dan produktif,” ujarnya.

Masyarakat pengguna layanan Transjakarta diharapkan dapat menyesuaikan jadwal keberangkatan untuk mengurangi risiko keterlambatan dan menghindari kepadatan pada jam puncak. Di sisi lain, operator transportasi juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, antara lain melalui penambahan frekuensi perjalanan pada jam sibuk, pengaturan antrean yang lebih efektif, serta penempatan petugas guna menjaga ketertiban dan keselamatan penumpang.

Perbaikan layanan transportasi umum dinilai menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat perkotaan, khususnya di kawasan penyangga Jakarta yang setiap hari menyumbang mobilitas pekerja dalam jumlah besar. Dengan dukungan pengelolaan yang lebih baik dan kesadaran masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan, kepadatan pada jam-jam sibuk diharapkan dapat diminimalkan.

Reporter: Denny

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Pos tanpa judul 3815
https://www.youtube.com/watch?v=cGKcLVakw_c&t=59s
  • Pos tanpa judul 3815