KARAWANG – Sebanyak 56 anggota Pramuka Kontingen Kabupaten Karawang dilepas untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, Senin (11/8/2026).
Pelepasan kontingen dilakukan Wakil Bupati Karawang Maslani, Senin (11/8/2026). Para peserta akan mengikuti Jamnas XII yang berlangsung pada 13-21 Agustus 2026 bersama Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia.
Maslani mengatakan keikutsertaan kontingen Karawang tidak hanya untuk mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para peserta memperluas persahabatan, menambah pengalaman, mengenal keberagaman budaya, serta membangun jejaring persaudaraan dengan Pramuka dari berbagai daerah.
“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Jaga kesehatan, kekompakan, kedisiplinan dan keselamatan. Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka, dan tentunya Kabupaten Karawang,” ujar Maslani saat melepas kontingen.
Menurut dia, Jamnas merupakan ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengembangkan karakter, kemandirian, keterampilan, kepemimpinan, sekaligus memperkuat semangat persatuan.
Selama kegiatan, peserta akan mengikuti berbagai agenda, mulai dari kegiatan perkemahan, keagamaan, olahraga, keterampilan, petualangan, bela negara, upacara bendera hingga kegiatan lainnya.
Maslani berharap para peserta dapat membawa semangat Kabupaten Karawang dan menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian Jamnas XII.
“Bawa semangat Karawang, tunjukkan prestasi, dan jadilah generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan,” katanya.
Kukuhkan Pramuka Garuda
Dalam kesempatan yang sama, Maslani juga mengukuhkan Pramuka Garuda Kwartir Cabang Kabupaten Karawang sekaligus melepas Kontingen Pramuka Karawang menuju Jamnas XII.
“Selamat atas dikukuhkannya Pramuka Garuda Kwartir Cabang Karawang. Selamat mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 kepada seluruh kontingen Pramuka Karawang,” ujar Maslani.
Ia berharap keberadaan Pramuka Garuda dapat menjadi pondasi dalam memperkuat dan mengembangkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Karawang.
Maslani menilai Gerakan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, disiplin, bertanggung jawab dan mampu bekerja sama.
Bupati Lantik 254 ASN
Sementara itu, pada kesempatan berbeda, Bupati Karawang Aep Syaepuloh melantik 254 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang, Senin (3/8/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 191 orang merupakan pengangkatan pertama dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS, 25 orang menerima kenaikan Jabatan Fungsional, dan 38 orang diangkat melalui perpindahan dari jabatan lain ke Jabatan Fungsional.
Dalam pelantikan tersebut, Aep juga melantik tiga pejabat struktural dan kepala puskesmas yang sebelumnya belum dilantik karena masih menunggu rekomendasi dari instansi berwenang.
Ketiga pejabat tersebut yakni Rohyadi yang berpindah dari jabatan Kepala Bagian RSUD Rengasdengklok menjadi Sekretaris Kecamatan Lemahabang. Kemudian Maesaroh dipercaya menjadi Kepala Puskesmas Tanjungpura menggantikan Rohyadi, serta Iyan Handayani mengisi jabatan yang ditinggalkan Maesaroh.
Aep mengingatkan seluruh ASN yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memastikan keberadaan pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat.
“Saya ingin kehadiran bapak dan ibu seperti angin. Wujudnya memang tidak terlihat, tetapi manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Jangan sampai kita menjabat, tetapi masyarakat tidak merasakan kehadiran pemerintah,” tegas Aep.
Ia juga meminta para ASN segera beradaptasi dengan tugas baru serta mendukung percepatan program pembangunan daerah.
Menurut Aep, kolaborasi antaraparatur menjadi salah satu kunci keberhasilan pemerintahan. Karena itu, semangat bekerja bersama harus diwujudkan dalam bentuk pelayanan nyata.
“Saya berharap seluruh ASN mampu berkolaborasi dan bekerja bersama, bukan hanya menjadikan kolaborasi sebagai slogan,” ujarnya.
Aep mengatakan budaya kerja ASN di lingkungan Pemkab Karawang mulai menunjukkan perubahan positif. Namun, ia meminta peningkatan kompetensi tetap dilakukan agar kualitas pelayanan publik semakin baik.
“Saya melihat perubahan yang sangat luar biasa. ASN Karawang sudah mulai berubah menjadi lebih baik. Pertahankan semangat ini dan terus tingkatkan kompetensi agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” katanya.
Ia juga meminta kepala organisasi perangkat daerah (OPD), terutama instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas PRKP, serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, terus melakukan inovasi pelayanan.
Menurut Aep, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh unsur melalui pendekatan pentahelix.
Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Dalam arahannya, Aep turut menyampaikan sejumlah program prioritas Pemkab Karawang yang telah direalisasikan. Salah satunya penyediaan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi siswa kelas 1 SD hingga kelas 3 SMP.
“Itu adalah janji politik yang kami tunaikan. Tidak ada yang tidak bisa kalau kita memiliki komitmen dan bekerja bersama,” ungkapnya.
Di bidang kesehatan, Pemkab Karawang juga memperkuat layanan melalui program Universal Health Coverage (UHC) agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan sesuai ketentuan.
Aep menegaskan capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mengelola anggaran secara efektif dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Ia juga menyinggung penataan kawasan Cikampek yang menurutnya kini mulai memberikan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.
“Banyak yang dulu meragukan Cikampek bisa ditata. Hari ini perubahan itu sudah bisa dirasakan masyarakat,” katanya.
Ke depan, Pemkab Karawang akan melanjutkan sejumlah proyek strategis, antara lain pengembangan kawasan bersejarah Rengasdengklok, pembangunan Puskesmas Kotabaru, peningkatan fasilitas kesehatan di Jatisari, serta pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD).
Aep menjelaskan, efisiensi birokrasi, termasuk penggabungan sejumlah perangkat daerah dan penyederhanaan struktur organisasi, dilakukan agar penggunaan anggaran lebih efektif dan berdampak langsung terhadap pelayanan publik.
“Saya melakukan efisiensi bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi agar anggaran bisa lebih efektif dan manfaatnya kembali kepada masyarakat serta mendukung kesejahteraan ASN,” tandasnya.
Menutup arahannya, Aep kembali mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dibuktikan melalui kerja nyata.
“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Jadilah aparatur yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran kita harus dirasakan seperti angin, tidak terlihat tetapi membawa manfaat dan kesejukan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan pelepasan kontingen Jamnas dan penguatan kapasitas aparatur, Pemkab Karawang berharap generasi muda maupun ASN dapat sama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi daerah. Semangat disiplin, kolaborasi dan pelayanan kepada masyarakat diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata untuk membawa Karawang semakin maju.
Red




Tinggalkan Balasan