Kalimantan Timur, Rakernas I BPS Gereja Bethany Nusantara 2026 yang berlangsung pada 21–23 April 2026 di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, menjadi momentum strategis konsolidasi organisasi sekaligus peneguhan arah pelayanan Gereja Bethany Nusantara (GBN) secara nasional dan global.
Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Eselon I Kemenko 3 Tower 4 Lantai 5 ini dipimpin oleh Samuel Kusuma dan diikuti oleh Dewan Rasuli, Badan Pekerja Sinode (BPS), serta Badan Pekerja Daerah (BPD) dari seluruh Indonesia dan luar negeri.

Rakernas ini merupakan kelanjutan dari pengesahan GBN oleh Direktorat Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI pada 26 April 2025 serta pelaksanaan Sidang Raya Sinode I di Balikpapan pada 30–31 Mei 2025. Sebagai bagian dari aras gereja nasional di bawah Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia, GBN menegaskan komitmennya menjalankan Tritugas Gereja dan Amanat Agung.

Fokus Strategis Rakernas
Selama tiga hari pelaksanaan, Rakernas menghasilkan sejumlah keputusan penting, antara lain:
- Penetapan program kerja tahunan dan lima tahunan sinode
- Penyusunan program lanjutan tiap departemen BPS
- Evaluasi implementasi AD/ART
- Konsolidasi nasional dan internasional BPD
- Penetapan berbagai petunjuk teknis (juknis), termasuk:
- Pemberkatan dan peneguhan pernikahan
- Tata kelola aset sinode dan gereja lokal
- Standarisasi logo, papan nama, dan administrasi resmi
- Pembahasan pembukaan dan penggabungan gereja di dalam dan luar negeri

Dukungan Otorita IKN dan Agenda Nasional
Salah satu agenda penting adalah audiensi dengan Basuki Hadimuljono selaku Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), yang berlangsung pada 22 April 2026 di Auditorium Kantor OIKN.
Pertemuan ini menghasilkan dukungan penuh terhadap kegiatan pelayanan GBN di IKN, termasuk rencana penyelenggaraan Hari Doa Nasional (HDN) 2–5 Juli 2026 yang akan melibatkan sekitar 5.000 peserta lintas aras gereja nasional. Kegiatan pembukaan dijadwalkan berlangsung di Istana Garuda IKN, dilanjutkan di Bukit Doa Nusantara, Balikpapan.
Kegiatan Rohani dan Konsolidasi Global
Rakernas juga diisi dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bertajuk “IKN Menyembah” yang menghadirkan pelayanan internasional, termasuk Ps Marcel Kanon dari Selandia Baru, serta pemimpin GBN lainnya.
Selain itu, dilaksanakan konferensi virtual yang menghubungkan seluruh gembala dan pejabat GBN di Indonesia dan luar negeri, memperkuat koordinasi pelayanan lintas wilayah secara digital.
Peneguhan Peran GBN di IKN
GBN juga mencatat perkembangan pelayanan di IKN melalui jemaat Favor of God (FOG) yang digembalakan oleh Kevin Lemuel Kusuma dengan jumlah jemaat sekitar 255 orang setiap minggunya di kawasan KIPP IKN.
Sebagai simbol komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, peserta Rakernas melakukan kunjungan ke Istana Garuda serta penanaman pohon di kawasan IKN Forest.
Optimisme terhadap Masa Depan IKN
Melalui rangkaian kegiatan ini, peserta Rakernas menyaksikan langsung progres pembangunan IKN yang dinilai pesat dan representatif sebagai pusat peradaban baru Indonesia. Hal ini sekaligus menjadi respons terhadap berbagai narasi negatif yang berkembang.
Rakernas I ditutup dengan peneguhan visi pelayanan tahun 2026, yakni “Double Great Harvest” yang terinspirasi dari kitab Yesaya 60:1–5, sebagai arah strategis pertumbuhan gereja yang berdampak luas di tingkat nasional dan global.
Rakernas I Badan Pekerja Sinode Gereja Bethany Nusantara di Ibu Kota Nusantara ini menandai langkah penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta mempertegas arah pelayanan gereja di tingkat nasional dan global. Dengan semangat kebersamaan dan visi “Double Great Harvest”, Gereja Bethany Nusantara diharapkan semakin berperan aktif dalam membangun kehidupan rohani, sosial, dan kebangsaan di tengah dinamika Indonesia yang terus berkembang.
(Suwidodo)





Tinggalkan Balasan