MAUMERE — Ruang tunggu Pelabuhan L. Say Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami kerusakan berat hingga sebagian bangunan ambruk setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026).
Kerusakan dilaporkan terjadi pada bagian lantai dua ruang tunggu. Material bangunan, mulai dari plafon hingga dinding, runtuh saat guncangan terjadi dan membuat penumpang yang berada di dalam bangunan panik serta berupaya menyelamatkan diri.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu dampak serius gempa yang mengguncang wilayah Flores dan NTT. Sejumlah fasilitas publik dan bangunan di Kota Maumere dilaporkan turut mengalami kerusakan.
Informasi awal dari sejumlah laporan media menyebutkan adanya korban jiwa di kawasan Pelabuhan L. Say akibat tertimpa material bangunan. Tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi korban dari lokasi pelabuhan.
Gempa utama yang mengguncang wilayah NTT pada Sabtu pagi dilaporkan memicu peringatan dini tsunami. Namun, BMKG kemudian mencabut peringatan tersebut setelah hasil pemantauan menunjukkan tidak adanya kenaikan permukaan air laut yang berlanjut.
Kondisi ruang tunggu Pelabuhan L. Say yang mengalami kerusakan berat kini menjadi perhatian. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan sampai dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Pelabuhan L. Say merupakan salah satu fasilitas transportasi laut penting di Kabupaten Sikka yang melayani pergerakan penumpang dan barang.

Redaksi akan terus memantau perkembangan informasi resmi terkait jumlah korban, tingkat kerusakan bangunan, serta penanganan pascagempa.
Redaksi




Tinggalkan Balasan