LAMPUNG SELATAN, – Pergerakan komoditas pangan keluar dari Lampung mendapat pengawasan. Sebuah truk bermuatan sekitar 10 ton gabah yang hendak menyeberang menuju Jawa Barat diperiksa petugas di kawasan Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (24/8).
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan distribusi komoditas pangan tetap terpantau sekaligus menjaga ketersediaan gabah di wilayah Lampung.
Pengawasan dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Satgas Pangan TNI.
Saat melakukan pemantauan di kawasan pelabuhan, petugas menemukan satu unit truk sedang yang mengangkut sekitar 10 ton gabah.
Dari keterangan yang diperoleh di lapangan, gabah tersebut rencananya akan dibawa menuju wilayah Jawa Barat.
Petugas kemudian memeriksa kendaraan serta melakukan koordinasi dengan pengemudi untuk memastikan dokumen dan tujuan pengangkutan gabah.
Dalam pemeriksaan, diketahui pemilik gabah tidak turut dalam perjalanan bersama kendaraan tersebut.
Petugas selanjutnya mengarahkan pengemudi agar membawa truk beserta muatan gabah menuju gudang terdekat untuk dilakukan koordinasi lebih lanjut.
Setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, kendaraan beserta muatan gabah tersebut akhirnya diarahkan kembali ke daerah asal.
Cegah Gangguan Pasokan
Plt Kepala Satpol PP Provinsi Lampung, M. Firsada, mengatakan pemantauan tersebut merupakan langkah preventif pemerintah daerah untuk memastikan pergerakan komoditas pangan tetap terpantau.
Menurutnya, pengawasan diperlukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, khususnya gabah.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, khususnya gabah. Kami mengedepankan koordinasi dan pendekatan yang humanis dalam setiap pelaksanaan di lapangan,” ujar Firsada.
Pengawasan distribusi gabah ini menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dan aparat terkait dalam menjaga keseimbangan pasokan pangan.
Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu titik strategis yang turut mendapat perhatian dalam pengawasan mobilitas komoditas pangan dari Lampung menuju wilayah lain.
Pemerintah daerah memastikan pengawasan dilakukan dengan mengedepankan koordinasi agar distribusi pangan tetap berjalan, namun ketersediaan gabah untuk kebutuhan masyarakat Lampung tetap terjaga.
Red.




Tinggalkan Balasan