, ,

Kapolres Baru Diminta Perkuat Sinergi, Gandeng Potensi Masyarakat hingga Stakeholder Pemda

TANGERANG – Pergantian pucuk pimpinan di Polres Metro Tangerang Kota menjadi momentum untuk memperkuat kembali sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Tantangannya jelas: menjaga Kota Tangerang tetap aman dan kondusif di tengah dinamika persoalan keamanan yang terus berkembang.

Pesan tersebut disampaikan Ade Jamaludin, Ketua Resor Pokdarkamtibmas Resor Metro Tangerang Kota, saat menghadiri kegiatan di Hotel Soll Marina, Tangerang, Senin (7/9/2026).

FOTO: Ketua Resor Pokdarkamtibmas Resor Metro Tangerang Kota, Ade Jamaludin, menghadiri kegiatan penyambutan Kapolres Metro Tangerang Kota. Dalam kesempatan tersebut, Ade menegaskan komitmen Pokdarkamtibmas untuk terus memperkuat kemitraan dengan kepolisian dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Kota Tangerang, Senin (7/9/2026).

Ade memberikan apresiasi kepada pejabat Kapolres sebelumnya, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Johari, yang dinilai telah membangun komunikasi dan kemitraan yang baik dengan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Johari yang selama ini telah membangun kemitraan dengan masyarakat dengan baik,” ujar Ade.

Menurutnya, sejumlah kegiatan seperti apel cipta kondisi dan penguatan sabuk Kamtibmas menjadi bukti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung tugas kepolisian.

Bagi Ade, masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton ketika berbicara soal keamanan. Masyarakat justru harus menjadi bagian dari sistem pencegahan dini bersama kepolisian.

“Pokdarkamtibmas siap menjadi mitra kepolisian. Kami ingin bersama-sama menjaga Kota Tangerang agar tetap aman, tertib dan kondusif,” tegasnya.

Kapolres Baru Diminta Jangan Putus Kemitraan

Ade berharap Kapolres Metro Tangerang Kota yang baru tidak memulai semuanya dari nol. Program dan pola kemitraan yang sudah berjalan baik harus diteruskan, bahkan ditingkatkan.

“Yang sudah baik tentu kita pertahankan. Kalau masih ada yang perlu ditingkatkan, kita bersama-sama tingkatkan,” katanya.

Ia juga mendorong agar forum silaturahmi antara kepolisian dengan masyarakat semakin sering digelar. Menurutnya, komunikasi langsung menjadi salah satu cara efektif untuk mengetahui persoalan keamanan di lapangan.

“Harapan kami semakin banyak kegiatan yang sifatnya membangun silaturahmi dan kebersamaan. Dengan komunikasi yang baik, titik-titik yang dianggap rawan bisa kita antisipasi bersama,” tuturnya.

Ade menegaskan, Pokdarkamtibmas tidak ingin mengambil alih tugas kepolisian. Peran masyarakat adalah membantu melalui komunikasi, kepedulian lingkungan dan penyampaian informasi yang diperlukan aparat.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Ini tanggung jawab bersama. Polisi membutuhkan dukungan masyarakat, begitu juga masyarakat membutuhkan kehadiran polisi,” ujarnya.

Program Lama Dilanjutkan, Inovasi Baru Diperkuat

Ade berharap kepemimpinan Kapolres Metro Tangerang Kota yang baru mampu mempertahankan program positif yang telah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan baru.

“Harapan kami, apa yang sudah dilakukan pejabat sebelumnya dapat dilanjutkan dan ditingkatkan dengan berbagai program yang semakin baik, terutama yang menyentuh langsung kepentingan keamanan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan semakin kuatnya komunikasi antara Polres Metro Tangerang Kota dan Pokdarkamtibmas, Ade optimistis partisipasi masyarakat dalam menjaga Kamtibmas dapat terus diperkuat.

Target akhirnya sederhana: Kota Tangerang aman, masyarakat nyaman, dan kemitraan polisi dengan warga tidak berhenti sebatas seremoni.Kalau ingin dibuat lebih tajam lagi ala headline Poskota, saya bisa buat versi dengan judul seperti: “Kapolres Baru Punya PR Besar, Ade Jamaludin: Jangan Putus Kemitraan dengan Warga!”

Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci menjaga keamanan di Kota Tangerang. Pokdarkamtibmas pun menegaskan komitmennya untuk terus berada di tengah masyarakat, membantu kepolisian melakukan pencegahan dini serta menjaga situasi tetap kondusif.

Pergantian kepemimpinan diharapkan bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi menjadi momentum memperkuat kemitraan yang sudah terbangun. Harapannya, program yang telah berjalan baik tidak berhenti, melainkan semakin diperkuat dengan langkah nyata dan kehadiran polisi yang semakin dekat dengan masyarakat.

Sebab, Kamtibmas bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Kota Tangerang aman bukan karena satu pihak bekerja sendiri, melainkan karena polisi dan masyarakat bergerak bersama.

Suwidodo/Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Pos tanpa judul 4994
  • Pos tanpa judul 3815
https://www.youtube.com/watch?v=cGKcLVakw_c&t=59s
  • Pos tanpa judul 4994