TANGERANG SELATAN – Pergantian 11 Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek di jajaran Polres Tangerang Selatan (Tangsel) bukan sekadar pergantian personel dalam struktur organisasi. Rotasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kualitas tata kelola institusi, profesionalisme aparatur, serta pelayanan publik yang semakin responsif dan akuntabel.
Serah terima jabatan (Sertijab) berlangsung dipimpin langsung Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo.di Aula Guyub, Lantai 4 Polres Tangsel, Selasa (8/9/2026),
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Tangsel, jajaran PJU, para Kapolsek, serta Ketua Bhayangkari Cabang Tangsel bersama pengurus.

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan yang baik (good government), pergantian pimpinan merupakan bagian dari mekanisme organisasi untuk memastikan setiap lini pelayanan publik terus bergerak secara efektif. Pejabat yang mendapat amanah dituntut tidak hanya mampu menjalankan administrasi, tetapi juga menghadirkan kinerja yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi, penyegaran sekaligus pembinaan karier.

“Pergantian jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi, penyegaran sekaligus pembinaan karier,” ujar Boy.
Ia juga memberikan apresiasi kepada AKBP Luceria Valentina Sidauruk yang mengakhiri masa dinas karena memasuki masa pensiun. Dedikasi dan loyalitas selama menjalankan tugas dinilai menjadi bagian dari kontribusi bagi organisasi.

Sementara kepada pejabat baru, Boy meminta agar proses adaptasi tidak berlangsung lama. Mereka harus segera memahami karakteristik wilayah, membangun komunikasi dengan personel, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Saya berharap para pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan tugas dengan penuh tanggung jawab,” katanya.
Bukan Sekadar Rotasi
Sebanyak 11 posisi mengalami pergantian maupun penyerahan jabatan berdasarkan sejumlah keputusan Kapolda Metro Jaya dan keputusan Kapolres Tangsel.
Pada posisi Kabag SDM, jabatan dipercayakan kepada AKP Warno, menggantikan AKBP Luceria Valentina Sidauruk yang memasuki masa pensiun.

Posisi Kasat Binmas diisi AKP Dhady Arsya, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Cisauk.
Sementara Kasat Lantas kini dijabat AKP Galan Adit Dharmawan, menggantikan AKP Danny Trisespianto Arief Sutarman.
Kemudian jabatan Kasat Samapta dipercayakan kepada AKP Ahmad Kusnadi, menggantikan AKP Agus Riyanto.
Pergantian juga terjadi pada posisi Kabag Ren, yang kini dijabat AKP Tiorina Sinaga, serta Kasi Dokkes yang dipercayakan kepada Iptu Nurse Yunovi Purwitasari.
Di tingkat kewilayahan, AKP Toto Riyanto dipercaya memimpin Polsek Legok menggantikan AKP Dikie Wahyudi.
Polsek Cisauk kini dipimpin AKP Agus Riyanto, menggantikan AKP Dhady Arsya.
Sementara AKP Ishar Lanovridena P. Siregar dipercaya memimpin Polsek Pagedangan menggantikan AKP Galan Adit Dharmawan yang mendapat penugasan baru sebagai Kasat Lantas.
Jabatan Kasikum kini diemban AKP Akhmad Kholil Efendi, menggantikan AKP Krisna Hasiholan. Sedangkan posisi Kasi Humas dipercayakan kepada Iptu Wahyuni.
Ukuran Keberhasilan Ada di Pelayanan
Pergantian pimpinan pada akhirnya akan dinilai bukan semata dari perubahan struktur organisasi, tetapi dari kemampuan pejabat baru menghadirkan peningkatan kinerja.
Masyarakat membutuhkan kepolisian yang mudah diakses, cepat merespons persoalan, transparan dalam memberikan informasi, serta mampu membangun komunikasi yang sehat dengan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Karena itu, rotasi 11 PJU dan Kapolsek di jajaran Polres Tangsel diharapkan menjadi bagian dari penguatan tata kelola kepolisian yang mengedepankan profesionalisme, akuntabilitas, efektivitas, koordinasi dan orientasi pelayanan publik.
Tantangan kamtibmas yang semakin kompleks juga membutuhkan kepemimpinan yang mampu membaca persoalan sejak dini. Bukan hanya bertindak setelah masalah muncul, tetapi membangun sistem pencegahan melalui komunikasi, koordinasi dan keterlibatan masyarakat.
Dengan demikian, pergantian pejabat di lingkungan Polres Tangsel diharapkan mampu membawa energi baru, standar kerja yang lebih baik dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Sebab dalam prinsip good government, keberhasilan sebuah institusi bukan hanya terlihat dari tertibnya struktur organisasi, tetapi dari seberapa besar kehadirannya mampu memberikan rasa aman, kepastian pelayanan dan kepercayaan kepada masyarakat.
Rotasi jabatan di lingkungan Polres Tangerang Selatan diharapkan tidak berhenti sebagai pergantian posisi semata. Lebih jauh, langkah tersebut harus menjadi momentum memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang cepat, transparan, responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan seorang pejabat bukan hanya diukur dari jabatan yang diemban, tetapi dari perubahan nyata yang mampu dihadirkan. Jabatan adalah amanah, sementara pelayanan dan kepercayaan masyarakat merupakan ukuran utama keberhasilan.
Suwidodo/Red.




Tinggalkan Balasan