JAKARTA, INDONESIASATU928.COM — Dimas Anggara kembali menjajal tantangan baru di balik kamera. Setelah menyutradarai film #OOTD, kali ini Dimas menggarap film horor berjudul Aplikasi Iblis yang diproduksi NIH Pictures.
Mengusung genre urban supernatural horror, film ini memadukan drama romantis, teknologi, kisah kehilangan, dan teror supernatural. Aplikasi Iblis dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.

Cerita film berpusat pada Arya, diperankan Junior Roberts, yang belum mampu menerima kepergian Laras, kekasihnya yang diperankan Dosma Hazenbosch. Arya sebelumnya memiliki rencana untuk melamar Laras, namun rencana tersebut berubah menjadi tragedi setelah Laras meninggal dunia.
Dilanda rasa rindu dan kehilangan, Arya kemudian mencoba menggunakan sebuah aplikasi misterius yang dipercaya dapat menghubungkan manusia dengan orang yang telah meninggal.
Namun, hubungan tersebut justru membuka pintu menuju teror.
Pertanyaan kemudian muncul, apakah sosok yang kembali hadir benar-benar Laras atau justru sesuatu yang menyamar sebagai kekasih Arya?

Teknologi dan Rasa Kehilangan
Dimas Anggara mengatakan, ide film tersebut berangkat dari kedekatan teknologi dengan kehidupan manusia saat ini, termasuk dalam membangun hubungan emosional.
“Film Aplikasi Iblis akan mengikuti kisah Arya. Dia baru saja kehilangan kekasihnya, dan masih sangat rindu dan percaya orang yang telah pergi bisa kembali. Di film ini, saya menggabungkan unsur drama romance tapi juga teror horor yang mungkin sangat dekat dengan kehidupan kita saat ini,” ujar Dimas.
Menurut Dimas, teknologi yang seharusnya menjadi sarana untuk menghubungkan manusia justru dapat menjadi sumber konflik ketika digunakan untuk melewati batas yang tidak semestinya.
Karena itu, film ini tidak hanya menawarkan adegan horor, tetapi juga membawa tema tentang kehilangan, kerinduan dan penerimaan terhadap kepergian orang yang dicintai.
Junior Roberts melihat hubungan Arya dan Laras sebagai kisah cinta yang telah memiliki rencana masa depan, tetapi berakhir tragis.
“Buat aku cerita Arya dan Laras itu seperti sepasang kekasih yang sudah merencanakan sesuatu yang indah tapi malah berakhir menjadi tragedi,” ujar Junior.
Syuting Sejak 2024
Meski baru akan tayang pada 2026, proses syuting Aplikasi Iblis ternyata telah dilakukan sejak 2024.
Dosma Hazenbosch membenarkan hal tersebut.
“Iya, 2024. 2024 kita syutingnya,” ujar Dosma.
Dimas menjelaskan, film tersebut sebenarnya sempat mendapatkan slot penayangan pada tahun sebelumnya. Namun, kesibukan jadwal para pemain membuat waktu perilisan kemudian disesuaikan.
“Sebenarnya kita dapat slot tahun lalu. Cuma karena kebetulan mereka schedule-nya lagi pada sibuk ya, dan akhirnya kita memilih untuk dapatin di bulan ini tahun ini,” kata Dimas.
Menurutnya, persiapan produksi membutuhkan waktu sekitar dua bulan, sedangkan keseluruhan proses pengerjaan film berlangsung kurang lebih tiga bulan
Terkait adanya anggapan kemiripan dengan film lain, Dosma menegaskan bahwa Aplikasi Iblis telah menjalani proses syuting lebih dahulu.
“Oh iya, kita dimirip-miripin sama film sebelah itu kan. Cuma kayak kita syutingnya udah sebelum itu,” ujar Dosma.
Special Screening
Sebelum resmi tayang di bioskop, Aplikasi Iblis menggelar special screening di XXI CSB Mall, Kota Cirebon, Minggu (6/9/2026).
Dimas Anggara hadir bersama Junior Roberts dan Dosma Hazenbosch untuk menyapa langsung penonton.
Suasana foyer bioskop tampak ramai. Penonton dan awak media mengabadikan kehadiran ketiganya sebelum mengikuti agenda nonton bersama di Studio 1 sekitar pukul 14.00 WIB.
Setelah pemutaran film, ketiganya kembali menyapa penonton melalui sesi greeting.
Dimas mengatakan, Cirebon dipilih sebagai salah satu lokasi special screening karena pihaknya mengetahui antusiasme masyarakat setempat terhadap film.
“Dan lagi pula juga Cirebon yang kami tahu itu selalu memiliki penonton yang luar biasa,” tutur Dimas.
Siap Hadir 15 Oktober
Selain Junior Roberts dan Dosma Hazenbosch, Aplikasi Iblis turut dibintangi Aldo Irawan Putra, Aulia Deas dan Ruth Marini, serta penampilan spesial Della Dartyan.
Lewat film ini, Dimas Anggara mencoba membawa teknologi modern, kisah cinta dan persoalan kehilangan ke dalam sebuah cerita horor supernatural.
Film Aplikasi Iblis akan mulai meneror penonton di bioskop Indonesia pada 15 Oktober 2026.
Pertanyaannya, jika sebuah aplikasi mampu menghubungkan kita dengan orang yang telah meninggal, apakah sosok yang datang kembali benar-benar orang yang kita rindukan?
Red.




Tinggalkan Balasan