PDIP Jabar Tegaskan Penurunan Foto Gibran di Sukabumi Sikap Pribadi Rojab
INDONESIASATU928.COM, JAKARTA — Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Barat Ono Surono menegaskan tindakan Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PDIP, Rojab Asy’ari, yang menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dari ruang kerjanya merupakan sikap pribadi.
Ono memastikan tindakan tersebut tidak berkaitan dengan instruksi maupun kebijakan resmi partai, baik dari tingkat DPC, DPD maupun DPP PDIP.
“Ini murni sikap dan tindakan personal yang bersangkutan. Tidak ada instruksi dari partai,” kata Ono, Kamis (8/10/2026).
Penurunan foto Gibran tersebut muncul di tengah dinamika politik yang berkembang setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan terkait polemik yang sebelumnya menjadi perhatian publik.
Menurut Ono, tindakan Rojab dapat dipandang sebagai bentuk respons individu terhadap perkembangan opini publik. Namun, ia menegaskan tindakan tersebut tidak dapat ditarik sebagai representasi sikap kelembagaan PDIP.
PDIP Hormati Putusan MK
Ono mengatakan PDIP sejak awal tidak mengambil posisi khusus dalam polemik tersebut. Sejumlah fungsionaris DPP PDIP juga telah menyampaikan bahwa partai tidak memiliki kepentingan langsung dalam persoalan yang menjadi perdebatan publik tersebut.
Karena itu, menurut Ono, PDIP memilih menghormati putusan MK dan tidak menjadikan tindakan personal kader di Sukabumi sebagai kebijakan resmi partai.
“Putusan MK tentu harus dihormati. Apa yang berkembang setelahnya kami tempatkan sebagai informasi di ruang publik,” ujarnya.
Ono kembali menegaskan bahwa tidak ada arahan dari struktur partai yang meminta Rojab menurunkan foto Gibran dari ruang kerjanya.
Dengan demikian, aksi tersebut tidak dapat disebut sebagai keputusan atau instruksi resmi PDIP Jawa Barat maupun DPP PDIP.
INDONESIASATU928.COM — Sikap Ono sekaligus mempertegas batas antara tindakan individual kader dengan keputusan organisasi. Di tengah sensitifnya dinamika politik pascaputusan MK, PDIP Jawa Barat menyatakan tindakan Rojab merupakan pilihan pribadi dan bukan representasi sikap resmi partai.
Red.





Tinggalkan Balasan