TANGERANG – Suasana Terminal 3 Keberangkatan Domestik Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Sejumlah calon penumpang tampak memadati area pelayanan setelah aktivitas penerbangan terganggu akibat peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, pada Minggu (6/9/2026).
Gangguan penerbangan terjadi setelah operasional bandara sempat dihentikan sementara pada pukul 05.30 hingga 09.30 WIB. Meski layanan penerbangan kembali berjalan, dampaknya masih dirasakan penumpang hingga menjelang siang.
Pantauan sekitar pukul 11.21 WIB, sejumlah layar informasi penerbangan menunjukkan status CANCELLED atau dibatalkan. Sementara sejumlah penerbangan lainnya tercatat mengalami keterlambatan atau DELAYED.
Kondisi tersebut membuat sejumlah penumpang mendatangi loket pelayanan maskapai untuk mendapatkan kepastian perjalanan. Antrean terlihat di area Ticketing & GarudaMiles serta konter customer service.
Penumpang yang penerbangannya dibatalkan terlihat mengurus proses refund maupun reschedule. Sebagian lainnya memilih menunggu informasi terbaru dari maskapai terkait kepastian jadwal keberangkatan.
Sejumlah penerbangan yang terdampak antara lain rute menuju Lampung, Palembang, Padang, Lombok, Pontianak, Balikpapan, Banda Aceh, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Kualanamu hingga Yogyakarta.
Tidak hanya penerbangan yang berstatus batal, beberapa rute menuju Surabaya, Pekanbaru, Manado, dan Semarang juga masih mengalami keterlambatan.
Gangguan tersebut menjadi perhatian karena aktivitas vulkanik Anak Krakatau dapat berdampak terhadap kondisi ruang udara dan keselamatan penerbangan.
Pengelola bandara mengimbau calon penumpang untuk secara berkala memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara.
Masyarakat juga dapat memperoleh informasi terkait perkembangan operasional Bandara Soekarno-Hatta melalui Contact Center InJourney Airports di 138.
Di tengah ramainya terminal dan antrean pelayanan, para penumpang kini harus menunggu kepastian perjalanan mereka. Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas, sementara kondisi aktivitas vulkanik Anak Krakatau masih menjadi faktor yang terus dipantau.

Hingga Minggu siang, aktivitas di Terminal 3 Soekarno-Hatta masih diwarnai antrean penumpang yang menunggu kepastian keberangkatan. Di tengah ketidakpastian jadwal penerbangan, penumpang diminta tetap mengikuti informasi resmi maskapai dan pengelola bandara. Keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama, sementara perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dipantau oleh pihak berwenang.
Suwidodo/Red.




Tinggalkan Balasan