,

Air Sungai Keruh di Lebak Dicek Polda Banten, 7 Sampel Dibawa untuk Pemeriksaan

LEBAK – Air sungai di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak, Banten, yang mengalami perubahan kondisi dan dilaporkan keruh mendapat perhatian Polda Banten. Petugas melakukan deteksi dini dan mengambil tujuh sampel air untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan dilakukan Unit KBRN Detasemen Gegana Satbrimob Polda Banten di tiga lokasi, yakni PT Citra Hydro Energi, Kecamatan Cibeber, PLTM Desa Pasir Gombong, serta Desa Suwakan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Selasa (15/9/2026).

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal menggunakan alat X-Am 7000, tidak ditemukan konsentrasi gas yang mencapai atau melebihi ambang batas alarm atau sensor.

Pemeriksaan menggunakan Chempro X juga tidak menunjukkan adanya kenaikan bar.

Namun, pemeriksaan awal terhadap sampel air menggunakan kertas lakmus menunjukkan pH 5 di tiga lokasi tersebut

“Untuk kualitas air, hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang belum memenuhi persyaratan sebagai air bersih,” ujar Maruli dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).

Karena itu, air tersebut untuk sementara tidak direkomendasikan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kulit maupun untuk dikonsumsi.

Sebanyak tujuh sampel air yang telah diambil selanjutnya dibawa ke Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Banten untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.

Polda Banten juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak guna melakukan pemeriksaan ulang dengan metode yang lebih akurat.

“Kami mengimbau masyarakat di sekitar lokasi pengambilan sampel untuk mengurangi pemanfaatan air dari aliran sungai untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Maruli.

Hingga pemeriksaan lanjutan selesai, Polda Banten mengimbau masyarakat tidak menggunakan air sungai dari sekitar lokasi untuk konsumsi maupun kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kulit.

Polda Banten memastikan pemeriksaan terhadap tujuh sampel air masih terus dilakukan. Hasil pemeriksaan lanjutan nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui kondisi kualitas air secara lebih akurat. Sementara itu, masyarakat diminta mengurangi penggunaan air sungai di sekitar lokasi hingga ada hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Suwidodo/Red.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Pos tanpa judul 4994
  • Pos tanpa judul 3815
https://www.youtube.com/watch?v=cGKcLVakw_c&t=59s
  • Pos tanpa judul 4994