TANGERANG, 5 April 2026 – Hujan yang turun pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB kembali menyebabkan genangan air di sejumlah ruas jalan di wilayah Kelurahan Karang Timur, Kecamatan Karang Tengah. Air yang datang dari berbagai arah membuat badan jalan tergenang sehingga banyak kendaraan, terutama sepeda motor, mogok di tengah jalan.
Kondisi ini memicu kemacetan panjang. Sejumlah pengendara mobil bahkan terpaksa memutar arah untuk menghindari genangan yang cukup tinggi. Pemandangan kendaraan yang mogok, pengendara yang menuntun motor, serta arus lalu lintas yang tersendat tampak menjadi situasi yang hampir selalu terjadi setiap kali hujan turun di kawasan tersebut.
Para pengguna jalan mengeluhkan kondisi tersebut karena dinilai membahayakan. Dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi di jalur tersebut, tidak sedikit pengendara motor yang hampir terjatuh atau mengalami kecelakaan akibat genangan air yang menutupi permukaan jalan.
“Kalau hujan sebentar saja pasti tergenang. Motor sering mogok, bahkan ada yang jatuh karena tidak terlihat lubang di jalan,” ujar salah satu pengendara yang melintas.
Meski genangan air biasanya surut dalam beberapa jam, warga menilai kondisi tersebut tetap mengganggu aktivitas masyarakat dan arus transportasi. Terlebih saat jam mobilitas kendaraan masih tinggi pada sore hingga malam hari.
Situasi ini memunculkan pertanyaan publik mengenai peran proyek Sumber Daya Air (SDA) di wilayah tersebut. Masyarakat berharap ada perhatian serius dari pemerintah mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten atau kota untuk mencari solusi jangka panjang.
Warga menilai hingga kini belum terlihat langkah konkret untuk mengatasi persoalan drainase atau aliran air di kawasan tersebut. Padahal, masalah genangan ini sudah lama terjadi dan terus berulang setiap musim hujan.
Pengguna jalan berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi terhadap sistem drainase dan proyek penanganan air agar genangan tidak lagi menjadi masalah rutin yang membahayakan masyarakat.
“Harus ada solusi nyata, jangan sampai setiap hujan masyarakat selalu menghadapi masalah yang sama,” kata seorang warga setempat.
Jika tidak segera ditangani secara serius, genangan air yang terus berulang dikhawatirkan akan semakin meningkatkan risiko kecelakaan serta kerugian bagi para pengguna jalan yang melintas di wilayah Karang Timur, Karang Tengah.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pemerintah setempat terkait kondisi genangan air tersebut maupun rencana penanganannya. Namun masyarakat berharap adanya langkah evaluasi dari pihak terkait agar kondisi serupa tidak terus berulang saat musim hujan.
(Suwidodo)





Tinggalkan Balasan