Yogyakarta, 12 Agustus 2026 — Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X di Gedung Wilis, Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Yogyakarta, Rabu (12/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas persiapan penyelenggaraan kegiatan “Merah Putih Malioboro” yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dalam kegiatan itu, Bendera Merah Putih akan dibentangkan sepanjang 481 meter di kawasan Malioboro.
Selain membahas kegiatan di Malioboro, Danrem bersama Gubernur DIY juga melakukan koordinasi terkait rencana kegiatan serupa di kawasan Parangtritis yang dijadwalkan pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan turut menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, persatuan, serta kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Danrem 072/Pamungkas menegaskan, sinergi dan koordinasi antara jajaran TNI dengan Pemerintah Daerah DIY menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

“Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat dan kebanggaan bagi masyarakat Yogyakarta,” ujar Danrem.
Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri Kasiter Kasrem 072/Pamungkas Letkol Czi Bambang Setyo Triwibowo, S.E., M.Han., serta Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum Setda DIY Drs. Imam Pratanadi, M.T.
Kegiatan “Merah Putih Malioboro” dan rencana kegiatan di Parangtritis diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan nasionalisme masyarakat Yogyakarta dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Rangkaian kegiatan “Merah Putih Malioboro” diharapkan menjadi momentum untuk mempererat persatuan, membangkitkan semangat nasionalisme, serta mengajak seluruh masyarakat Yogyakarta bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan semangat gotong royong dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Red




Tinggalkan Balasan