DEPOK, – SMA PSKD 7 Depok menggelar upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di lapangan upacara sekolah tersebut berlangsung khidmat dengan Tim Paskibra SMA PSKD 7 Depok mendapat kepercayaan mengibarkan Sang Merah Putih, Selasa (18/8/2026).

Peringatan kemerdekaan tahun ini mengusung semangat Ora et Labora, yang bermakna berdoa dan bekerja. Semboyan tersebut ditekankan sebagai nilai yang harus terus tertanam dalam diri setiap manusia yang memiliki keyakinan kepada Tuhan.
Setiap usaha dan kegiatan, termasuk proses pendidikan serta latihan Paskibra, diharapkan selalu diawali dengan doa dan dilaksanakan dengan penuh integritas.

Tim Paskibra SMA PSKD 7 Depok juga menerapkan nilai tersebut dalam setiap kegiatan. Bahkan sejak latihan hingga gladi, para anggota selalu mengawali kegiatan dengan doa sebagai bentuk penyerahan diri kepada Tuhan.
Kepala SMA PSKD 7 Depok, Yerry Sihombing, S.IP, selaku pembina upacara dalam amanatnya menekankan pentingnya disiplin, kekompakan dan semangat perjuangan bagi generasi muda.
Menurut Yerry, disiplin bukan hanya aturan yang harus dijalankan, tetapi harus tertanam dalam hati dan sanubari setiap anggota Paskibra.
“Dalam setiap latihan selalu ada tantangan berat. Ada tantangan waktu yang harus diatur, ketepatan gerakan, serta baris-berbaris. Namun, yang lebih penting adalah kekompakan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat upacara.
Ia juga mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak diperoleh dengan mudah. Para pemuda menjelang Proklamasi Kemerdekaan memiliki peran besar dalam mendorong para proklamator agar segera menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Para pejuang telah mengorbankan harta benda bahkan nyawa demi membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajahan.
Karena itu, menurutnya, generasi muda dan pelajar saat ini harus mampu meneladani nilai-nilai perjuangan tersebut melalui penguatan semangat bela negara dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Para pemuda dan pelajar saat ini dapat mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang positif dan membangun bagi jiwa serta semangat generasi muda lainnya,” pesan dalam amanat tersebut.
Yerry juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Paskibra SMA PSKD 7 Depok yang telah berjuang dan menjalani proses latihan dengan penuh disiplin hingga mampu menjalankan tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Susunan Petugas Upacara
Dalam upacara tersebut, pimpinan upacara dipercayakan kepada Pedro, siswa kelas XII C. Pembacaan Pembukaan UUD 1945 dilakukan oleh Nesia, siswa kelas X.
Sementara tiga anggota yang bertugas sebagai pengibar bendera yakni Altrix, Nael, dan Jordy.
Adapun pasukan pengibar terdiri dari Boma, Marchy, Gavriel, Sandra, Kenneth, Reyner, Tulus, Sofie, Lexy, Early, Agata, Shalom, dan Kinkin.
Upacara diikuti barisan guru dan tenaga Tata Usaha serta seluruh siswa SMA PSKD 7 Depok.
Semangat Ora et Labora menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut: setiap perjuangan perlu disertai doa, sementara doa harus diwujudkan melalui kerja keras, disiplin dan tanggung jawab.
Bagi para pelajar SMA PSKD 7 Depok, semangat kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk membangun karakter, menjaga integritas dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa.
Sebagai penutup, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMA PSKD 7 Depok menjadi momentum untuk menanamkan semangat perjuangan, disiplin, integritas, dan tanggung jawab kepada generasi muda. Melalui semangat Ora et Labora, para siswa diajak untuk tidak hanya berdoa, tetapi juga bekerja keras dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Doa sebagai kekuatan, disiplin sebagai karakter, dan pengabdian sebagai wujud nyata cinta Indonesia. 🇮🇩
Red




Tinggalkan Balasan