,

SMKN 12 Kota Tangerang Resmi Berdiri, Jawab Kerinduan Warga Ciledug dan Larangan

TANGERANG – Suasana penuh antusiasme mewarnai SMK Negeri 12 Kota Tangerang di wilayah Ciledug saat mengikuti prosesi peresmian tujuh Unit Sekolah Baru (USB) secara virtual oleh Gubernur Banten bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Senin (31/8/2026).

Gubernur Banten Andra Soni saat meresmikan tujuh Unit Sekolah Baru (USB) secara serentak di Provinsi Banten. Foto:

Meski peresmian berlangsung secara daring melalui layar, kegiatan tersebut tetap berlangsung meriah. Jajaran dewan guru, pengurus komite sekolah, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Tangerang, Camat Ciledug H. Ayi Nuryadin, Wakapolsek Ciledug Edy, Lurah Peninggalan Utara Agus, para murid serta tokoh masyarakat turut hadir di lokasi.

Berdirinya SMKN 12 Kota Tangerang menjadi momentum penting bagi masyarakat Ciledug dan sekitarnya. Sekolah tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap keberadaan sekolah menengah kejuruan negeri yang selama ini dinantikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 12 Kota Tangerang, Arif Prio Wibowo, menyampaikan rasa syukur sekaligus harapan agar kehadiran sekolah tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

«“Kehadiran SMKN 12 ini diharapkan memberikan dampak baik dan manfaat bagi warga Ciledug dan sekitarnya. Keresahan masyarakat yang ingin memiliki SMK Negeri di wilayah ini, insyaallah sekarang sudah terjawab,” ujar Arif Prio Wibowo di lokasi acara.»

Menurut Arif, keberadaan sekolah tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah dan pemerintah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat dan memberikan dukungan terhadap SMKN 12 Kota Tangerang.

“Sekolah ini milik kita bersama. Karena itu, mari kita jaga dan dukung agar keberadaannya dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.

Dua Program Keahlian

Pada tahun ajaran pertamanya, SMKN 12 Kota Tangerang membuka dua program keahlian yang dinilai relevan dengan perkembangan dunia usaha dan industri, yakni Bisnis Digital dan Manajemen Logistik.

Sebanyak 132 peserta didik diterima pada tahun pertama tersebut. Pembukaan dua program keahlian ini diharapkan mampu memberikan bekal keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus membuka peluang bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia industri.

Dari sisi sarana dan prasarana, sekolah telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Saat ini tersedia enam ruang kelas. Empat ruang digunakan untuk rombongan belajar angkatan pertama, sementara dua ruang lainnya disiapkan sebagai ruang cadangan. Selain ruang kelas, sekolah juga memiliki ruang guru, ruang tata usaha, ruang kepala sekolah serta aula.

Namun, pembangunan dan pembenahan fasilitas sekolah masih akan terus dilakukan secara bertahap.

Salah satu pekerjaan yang menjadi perhatian adalah pembenahan lapangan sekolah yang saat ini masih berupa tanah. Sekolah juga akan melengkapi peralatan praktik kejuruan secara bertahap menyesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran dan perkembangan program keahlian.

Dukungan Pemerintah dan Masyarakat

Arif menuturkan, dukungan pemerintah wilayah dan masyarakat sekitar terhadap keberadaan SMKN 12 Kota Tangerang cukup positif.

Dukungan tersebut antara lain terlihat dari adanya rencana peningkatan akses jalan menuju sekolah serta penataan lingkungan di sekitar lokasi sekolah.

Menurutnya, akses yang baik dan lingkungan sekolah yang nyaman merupakan bagian penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang kondusif.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari pihak kelurahan dan unsur pemerintah wilayah. Termasuk rencana peningkatan akses jalan menuju sekolah serta penataan lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Kehadiran SMKN 12 Kota Tangerang diharapkan tidak sekadar menambah jumlah sekolah baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan kejuruan bagi masyarakat.

Aktivitas siswa SMKN 12 Kota Tangerang yang menjadi sekolah kejuruan negeri baru di wilayah Ciledug dan sekitarnya

Terlebih, wilayah Ciledug dan Larangan selama ini membutuhkan pilihan pendidikan kejuruan negeri yang lebih dekat dengan permukiman warga.

Dengan dibukanya SMKN 12 Kota Tangerang, masyarakat kini memiliki alternatif baru untuk memperoleh pendidikan kejuruan negeri tanpa harus menempuh jarak yang terlalu jauh.

Ke depan, tantangan sekolah bukan hanya memastikan proses belajar mengajar berjalan baik, tetapi juga membangun kualitas lulusan yang memiliki kompetensi, karakter dan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja.

Kehadiran SMKN 12 Kota Tangerang pun menjadi penanda penting dalam upaya memperluas pemerataan pendidikan di wilayah tersebut. Dari sekolah baru, diharapkan lahir generasi muda Ciledug dan sekitarnya yang terampil, mandiri dan mampu bersaing di tengah perubahan dunia industri.

Dengan hadirnya SMKN 12 Kota Tangerang, harapan pemerataan akses pendidikan kejuruan di wilayah Ciledug dan Larangan semakin terbuka. Tantangan selanjutnya adalah memastikan pembangunan sarana, peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta penguatan kerja sama dengan dunia industri dapat berjalan beriringan.

Sekolah baru bukan sekadar bangunan dan ruang kelas, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang kompeten, berkarakter dan siap menghadapi dunia kerja. Dukungan pemerintah, sekolah, orang tua dan masyarakat menjadi kunci agar SMKN 12 Kota Tangerang benar-benar tumbuh menjadi pusat pendidikan kejuruan yang membanggakan dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Pos tanpa judul 4994
  • Pos tanpa judul 3815
https://www.youtube.com/watch?v=cGKcLVakw_c&t=59s
  • Pos tanpa judul 4994