Kapolri Pimpin Sertijab Lima Pejabat Strategis Polri, Dadang Hartanto Jabat Kapolda Metro Jaya
JAKARTA, Indonesiasatu928.com – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri dan empat kepala kepolisian daerah (Kapolda) di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Lima jabatan strategis yang diserahterimakan meliputi Irwasum Polri, Kapolda Metro Jaya, Kapolda Maluku, Kapolda Jawa Timur, dan Kapolda Bali.
Dalam rotasi tersebut, Komjen Pol. Asep Edi Suheri resmi menjabat Irwasum Polri, menggantikan Komjen Pol. Wahyu Widada. Sementara itu, jabatan Kapolda Metro Jaya dipercayakan kepada Komjen Pol. Dadang Hartanto, yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku.
Posisi Kapolda Maluku selanjutnya diemban Irjen Pol. Suwondo Nainggolan. Adapun jabatan Kapolda Jawa Timur diserahterimakan dari Irjen Pol. Nanang Avianto kepada Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono.
Sementara itu, Irjen Pol. Pasma Royce resmi menjabat Kapolda Bali, menggantikan Irjen Pol. Daniel Adityajaya.

Mutasi untuk Penguatan Organisasi
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel.
Penempatan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan prinsip meritokrasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas sesuai kebutuhan organisasi.
Polri juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian mereka selama menjalankan tugas. Kontribusi tersebut dinilai penting dalam menjaga kesinambungan program serta mendukung peningkatan kinerja institusi.
Johnny menegaskan bahwa para pejabat yang menerima amanah baru diharapkan menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab, segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pelayanan Publik Menjadi Perhatian
Pergantian pimpinan di Polda Metro Jaya, Polda Maluku, Polda Jawa Timur, dan Polda Bali menjadi bagian dari penyegaran organisasi Polri.
Khusus di wilayah hukum Polda Metro Jaya, kepemimpinan baru menghadapi tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat yang beragam. Penanganan tindak pidana, pemberantasan narkotika, kejahatan siber, serta peningkatan kualitas pelayanan kepolisian menjadi sejumlah aspek yang membutuhkan perhatian berkelanjutan.
Masyarakat diharapkan dapat merasakan peningkatan kinerja melalui penanganan laporan yang profesional, penegakan hukum yang berkeadilan, dan pelayanan yang responsif.
Johnny Eddizon Isir juga menegaskan pentingnya kedekatan polisi dengan masyarakat, sejalan dengan tagline Polri, “Polisi Bersama Masyarakat.”
Melalui semangat tersebut, Polri diharapkan terus memperkuat kepercayaan publik dengan menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan bertanggung jawab.
Pergantian lima pejabat strategis ini menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan program sekaligus meningkatkan kinerja organisasi dalam menjalankan tugas perlindungan, pengayoman, pelayanan masyarakat, dan penegakan hukum.
Dengan bergantinya lima pejabat strategis tersebut, publik berharap Polri semakin profesional, transparan, dan berintegritas dalam menjalankan tugas. Kepercayaan masyarakat perlu dijawab melalui penegakan hukum yang adil, pengawasan yang efektif, serta pelayanan yang cepat dan humanis. Pada akhirnya, keberhasilan pergantian kepemimpinan bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan sejauh mana kehadiran Polri mampu memberikan rasa aman, keadilan, dan manfaat nyata bagi masyarakat.
Suwidodo Indonesiasatu928.com — Menyajikan Informasi, Mengawal Kepentingan Publik.





Tinggalkan Balasan